Lompat ke isi utama

Berita

Saiful Jihad : Humas Jangan Hanya Dipahami Sebagai Tukang Potret

Saiful Jihad : Humas Jangan Hanya Dipahami Sebagai Tukang Potret
\n

Malili, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Workshop Daring Penguatan Peran dan Tugas Kehumasan melalui Zoom, Ahad (10/5/2020).

\n\n\n\n

Workshop itu diikuti oleh Komisioner Bawaslu Kab/Kota Se Sulawesi Selatan yang membidangi Divisi Humas dan Hubal, serta 2 orang staf Humas Bawaslu Kab/Kota Se Sulawesi Selatan.

\n\n\n\n

Hadir sebagai pemateri pada kegiatan tersebut yaitu Koordinator Divisi Humas dan Hubal Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad.

\n\n\n\n

Humas menjadi wajah dan potret dari semua lembaga. kalau Humasnya tidak memberikan potret yang baik maka kesan di publik juga terhadap lembaga tersebut akan menjadi tidak baik pula", ucapnya saat menyampaikan materinya.

\n\n\n\n

ia pun memberikan catatan bahwa tugas Humas itu tidak hanya tukang potret. ketika ada yang mau difoto, panggil Humas. Jadi kesannya Humas hanya dipahami sebagai tukang potret.

\n\n\n\n

"Padahal jika kita kembali pada pemaknaan Humas yang sebenarnya, Humas itulah yang akan membangun citra lembaga. oleh karena itu seorang Humas harus mengetahui dengan baik mengenai aturan-aturan kepemiluan dan tugas-tugas Bawaslu itu sendiri",tegasnya.

\n\n\n\n

Dalam menyampaikan materinya Saiful Jihad menguraikan 3 tugas pokok Humas Yaitu pertama Humas harus tahu dengan baik tentang aturan-aturan Kepemiluan dan tugas-tugas Bawaslu itu sendiri sehingga jika ada pertanyaan dia bisa menjelaskan.

\n\n\n\n

Karena Humas sudah tahu tentang aturan maka yang kedua lanjutnya sebagai seorang Humas harus mampu menciptakan citra positif lembaga. citra positif ini bisa dibangun melalui kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh masing-masing divisi kemudian mepublikasikannya dengan baik.

\n\n\n\n

ketiga yaitu, seorang Humas harus mendapatkan updete tentang opini-opini yang beredar di publik terkait terkait Bawaslu. Kemudian informasi-informasi ini disampaikan ke Pimpinan untuk kemudian direspon dan dilakukan evaluasi.

\n\n\n\n

Oleh karena itu karena pentingnya tugas Humas, strategi yang harus dibangun oleh Humas setidaknya ada empat yang telah disusun oleh Bawaslu RI dalam kaitannya mengenai Penguatan tugas Kehumasan yaitu Strategi Komunikasi Publik, Mengelola kondisi kritis dari setiap lembaga, Membangun hubungan dengan media, dan Mengelola Medos.

\n\n\n\n

Saiful berharap kegiatan ini bisa berjalan maksimal sehingga kedepannya ketika selesai mengikuti kegiatan, ada bahan dan bekal kita untuk mulai melakukan sesuatu, tutupnya.

\n\n\n\n

HUMAS

\n"