Lompat ke isi utama

Berita

Uji Coba Aplikasi E-Coklit Pada 2 Kecamatan di Luwu Timur Terkendala Jaringan

Uji Coba Aplikasi E-Coklit Pada 2 Kecamatan di Luwu Timur  Terkendala Jaringan
\n

Malili, Badan Pengawas Pemilihan Umum – KPU Kabupaten Luwu Timur melakukan uji coba aplikasi\nE-Coklit di Kecamatan Malili Desa Manurung TPS 1 dan Kecamatan Wotu Desa\nLampenai TPS 5, Kamis (14/5/2020).

\n\n\n\n

Uji coba dilakukan di\nkediaman Ketua RT Dusun Palanteo Desa Manurung Kecamatan Malili dan Kediaman\nKetua RT Dusun Jambu-Jambu Desa Lampenai Kecamatan Wotu.

\n\n\n\n

Tujuan uji coba tersebut\nadalah untuk melihat kekurangan dan kelebihan aplikasi E-Coklit yang akan\ndigunakan untuk proses pemutakhiran data pemilih yang dilakukan oleh Petugas\nPemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang akan direkrut oleh KPU Luwu Timur.

\n\n\n\n

Berdasarkan hasil Pengawasan Bawaslu Kabupaten Luwu\nTimur, Pelaksanaan E-Coklit belum sepenuhnya belum efektif dan maksimal dari\nsisi akurasi data pemilih termasuk waktu yang digunakan. Selain itu hal\nyang menjadi kendala utama adalah jaringan internet yang kurang stabil. Data\nyang telah diinput tidak akan terekam pada aplikasi kalau data belum diupload\nsehingga petugas teknis harus mencari tempat yang ada jaringan internetnya\nuntuk melakukan upload.

\n\n\n\n

Data yang diinput oleh petugas pemutakhiran data\npemilih (PPDP) ke dalam aplikasi e-Coklit yaitu melalui ketua RT/Dusun. Oleh\nkarena itu Ketua RT/Dusun harus mempunyai waktu yang lebih untuk melakukan\npendataan dan benar-benar menguasai data yang ada.

\n\n\n\n

Tak kalah pentingnya juga\nyaitu kesiapan Sumber Daya Manusianya. Petugas pemutakhiran data pemilih harus\nbenar-benar memahami cara menggunakan aplikasi tersebut sehingga tidak ada\nkesalahan yang terjadi.

\n\n\n\n

Untuk TPS 5 Desa Lampenai\nKecamatan Wotu, jumlah pemilih yang terdata sebanyak 80 pemilih dari 545\npemilih yang ada di Formulir A-KWK tetapi data yang berhasil direkap Provinsi\nsebanyak 88 pemilih (terjadi data ganda karena melakukan upload secara\nberulang) dengan persentase berhasil sukses upload sebesar 16 % sedangkan untuk\nTPS 1 Desa Manurung Kecamatan Malili, jumlah data pemilih yang berhasil sukses\nupload sebanyak 186 dari 255 data pemilih yang ada di formulir A-KWK dengan\njumlah persentase sukses upload sebanyak 64 %, jelas Sukmawati.

\n\n\n\n

Perempuan yang akrab disapa Opu itupun berharap KPU bisa mempertimbangkan hal-hal yang terjadi pada saat uji coba aplikasi e-coklit seperi kendala jaringan, kondisi wilayah yang bervariasi serta kesiapan SDM, tutupnya.

\n\n\n\n

Humas

\n