Lompat ke isi utama

Berita

4 Permasalahan Mendasar Manajemen Kearsipan Menurut Hasmaniar Bachrun

4 Permasalahan Mendasar Manajemen Kearsipan Menurut Hasmaniar Bachrun
\n

Luwu Timur, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Anggota Bawaslu Sulawesi Selatan Hasmaniar Bachrun mengungkapkan setidaknya ada 4 permasalahan mendasar manajemen kearsipan.

\n\n\n\n

“Permasalahan dibidang kearsipan yang paling mendasar adalah kurangnya kesadaran akan pentingnya arsip itu sendiri,”tuturnya pada rakor pengelolaan ketatausahaan, persuratan dan kearsipan yang digelar Bawaslu Luwu Timur di rumah apung nanggala tanjung parasulu Kec. Malili, Selasa, (22/3/2022).

\n\n\n\n

Permasalahan manajemen kearsipan yang pertama menurut Hasmaniar adalah sulit menemukan kembali arsip misalnya surat yang telah dibuat tapi beberapa hari kedepan arsipnya sudah hilang,

\n\n\n\n

Kedua lanjutnya yaitu hilangnya arsip karena sistem penyimpanan yang kurang baik disebabakan klasifikasi arsip yang tidak sesuai.

\n\n\n\n

Ketiga tempat dan peralatan yang tidak memadai. “Masalah ini yang banyak dikeluhkan oleh beberapa Kabupaten/Kota yang lain padahal sebenarnya peralatan yang diberikan kepada Kabupaten/Kota sebenarnya sudah dirasa cukup bahkan ada beberapa Kabupaten/Kota yang melakukan inovasi dengan menggunakan anggaran yang terbatas,”jelasnya.

\n\n\n\n

Keempat tata kerja kearsipan tidak mengikuti perkembangan perbawaslu. Hal tersebut kata Hasmaniar biasanya terjadi jika kita jarang membuka perbawaslu.

\n\n\n\n

Menurut Hasmaniar kearsipan ini sebenarnya sangat sederhana dan tidak sulit, yang menjadi masalahnya adalah tidak ada kemauan. “Kalau kita mau untuk memperbaiki arsip ini maka saya rasa mudah karena pengarsipan di Bawaslu itu sangat sederhana,”ungkapnya.

\n\n\n\n

Padahal sebenarnya lanjut Hasmaniar jika satu kali kita memperbaiki tata kelola arsip ini maka seterusnya pengelolaan arsip kita akan bagus.

\n\n\n\n

Olehnya itu Koordinator Divisi Organisasi Bawaslu Sulawesi Selatan itu meminta kepada seluruh Kabupaten/Kota termasuk Luwu Timur untuk memperbaiki tata kelola arsip dimulai dari sekarang sebelum diterapkannya aplikasi digital persuratan dan pengarsipan yang saat ini sedang dikembangkan oleh Bawaslu.

\n