Lompat ke isi utama

Berita

Konsolidasi Awal Tahun, Bawaslu Luwu Timur Fokus Evaluasi Kinerja dan Penguatan Kehumasan

Rapat Konsolidasi Awal Tahun Bawaslu Luwu Timur, Rabu (7/1).

Rapat Konsolidasi Awal Tahun Bawaslu Luwu Timur, Rabu (7/1).

Luwu Timur - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Luwu Timur mengawali Tahun 2026 dengan menggelar Rapat Konsolidasi Awal Tahun sebagai langkah strategis dalam melakukan evaluasi kinerja serta memperkuat fungsi kehumasan pada masa non tahapan.

Rapat yang dilaksanakan pada Rabu (7/1/2026) tersebut dihadiri oleh Pimpinan, Kepala Sekretarit dan Jajaran.

Ketua Bawaslu Kabupaten Luwu Timur Pawennari, menyampaikan bahwa konsolidasi awal tahun menjadi momentum penting untuk menata kembali pelaksanaan program dan kegiatan agar lebih terarah dan berdampak.

“Tahun 2026 ini kita melakukan evaluasi dan proyeksi. Apa yang sudah kita kerjakan dan mencapai hasil yang diharapkan, serta apa yang belum tercapai harus kita evaluasi penyebabnya agar menjadi dasar proyeksi kerja ke depan,”

Ia menegaskan bahwa pada masa non tahapan, penguatan kehumasan menjadi bagian penting dalam menjaga keterbukaan informasi dan meningkatkan informasi kepemiluan kepada masyarakat.

“Pengelolaan informasi publik harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan, dengan konten yang edukatif dan mudah dipahami masyarakat,” tambahnya.

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Sulkifli, menuturkan bahwa masa non tahapan merupakan ruang strategis untuk meningkatkan inovasi dan efektivitas kerja, khususnya dalam penyampaian informasi kelembagaan.

“Masa non tahapan perlu dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi dan menghadirkan inovasi, sehingga aktivitas kelembagaan tetap berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Sulkifli.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa  Sukmawati Suaib, juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta ketertiban administrasi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan.

“Peningkatan kualitas sumber daya manusia dan ketertiban administrasi menjadi bagian penting dalam menjaga profesionalitas lembaga,” ungkap Sukmawati.