Bawaslu Luwu Timur Libatkan Tokoh Agama dan Parpol Dalam Pengawasan Partisipatif
|
Dalam rangka menguatkan strategi pengawasan, Bawaslu Kabupaten Luwu Timur melibatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung kerja-kerja pengawasan pemilu serentak 2024.
\n\n\n\nSekertaris Bawaslu Luwu Timur mengatakan kegiatan di gelar sosialisasi pengawasan partisipatif kepada stakeholder dan partai politik penguatan partisipasi masyarakat dalam mengawasi pemilu serentak 2024 di Aula Hotel Sikumbang, Jumat (24/2/2023).
\n\n\n\nKetua Bawaslu Luwu Timur Membuka langsung kegiatan tersebut sekaligus memberikan sambutan, Berbagai aspek yang dilakukan Bawaslu merupakan ikhtiar sebagai upaya menjaga kualitas demokrasi melalui Pemilu agar dapat berjalan dengan LUBER dan JURDIL, sebagaimana telah diamanahkan Undang-Undang sebagai lembaga The Guardian of Democracy.
\n\n\n\n“Ini merupakan ikhtiar bersama dengan melibatkan partisipasi masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, ormas keagamaan, mahasiswa, dan pemilih pemula untuk turut andil dalam mengawasi proses penyelenggaraan pemilu 2024. Karena mengawasi penyelenggaraan pesta demokrasi merupakan hak bagi seluruh warga Negara Indonesia” Ungkapnya
\n\n\n\nKetua Bawaslu menambahkan, dalam konteks penyelenggaraan pemilu ada 3 aktor yang menjadi focus perhatian Bawaslu. Aktor yang pertama, Bawaslu berwenang mengawasi apa yang dilakukan dan dikerjakan oleh KPU untuk memastikan pelaksanaan pemilu berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku. Kemudian Bawaslu berwenang mengawasi peserta pemilu, dan yang terakhir Bawaslu berwenang dalam mengawasi tingkah laku pemilih.
\n\n\n\nmerugikan peserta pemilu, tidak mengganggu proses penyelenggaraan tahapan pemilu, bertujuan meningkatkan partisipasi politik masyarakat secara luas, dan mendorong terwujudnya suasana yang kondusif bagi penyelenggaraan pemilu yang aman, damai, tertib, dan lancar.
\n\n\n\nDari aspek pengawasan, Bawaslu perlu melakukan tindakan pengawasan mulai dari persiapan hingga pelaksanaan setiap tahapan Pemilu. Bawaslu dalam melakukan pengawasannya, telah menyusun pedoman dan alat kerja pengawasan yang menjadi acuan kerja pengawas pemilu di setiap tingkatan sebagai pedoman dalam melakukan tindakan pengawasan.
\n\n\n\n“Dari aspek pencegahan, Bawaslu perlu melakukan tindakan pencegahan untuk meminimalisasi munculnya pelanggaran pemilu. Hal ini penting dilakukan sebagai upaya mencegah pelanggaran Pemilu sejak dari “hulu”.
\n\n\n\nDari aspek hubungan antar lembaga, Bawaslu perlu menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga yang berhubungan langsung maupun tidak langsung dalam penyelenggaraan pemilu” Pungkasnya
\n\n\n\nBawaslu menyadari bahwa pengawasan pemilu tidak dapat dilakukan sendiri. Bawaslu perlu dukungan dan kerjasama semua pihak untuk mengoptimalkan pengawasan pemilu dan mewujudkan pemilu yang berintegritas, menciptakan kebijakan publik yang memberikan kebermanfaatan secara luas.
\n\n\n\nBerbagai aspek kesiapan Bawaslu sebagaimana telah diuraikan di atas merupakan hal-hal yang perlu mendapatkan dukungan dari berbagai elemen, baik itu dukungan dari Pemerintah, Organisasi Masyarakat, Tokoh Agama, unsur-unsur masyarakat sipil, dan stakeholder terkait lainnya sebagai pendukung suksesnya gelaran Pemiliu tahun 2024.
\n\n\n\nBerdasarkan hal tersebut di atas maka Bawaslu Kabupaten Luwu Timur memandang perlu untuk melaksanakan kegiatan “Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Kepada Stakeholder dan Partai Politik”.
\n\n\n\nLanjutnya menambahkan, yang harus dilakukan oleh masyarakat partisipatif adalah dengan melihat isu-isu dalam proses tahapan pemilu.
\n\n\n\n“Strategi yang dapat dilakukan oleh masyarakat partisipatif adalah dengan melihat isu-isu dalam proses tahapan pemilu yang sedang berlangsung. Contohnya seperti dalam tahapan verifikasi administrasi, apakah terlibat atau namanya tercantum dalam sipol KPU atau tidak. Serta turut mengawasi pemilu 2024 sehingga menjadi jujur dan adil” tutupnya
\n\n\n\nHadir juga dalam kegiatan, Forum kerukunan umat beragama kabupaten Luwu Timur, Nahdatul Umum kabupaten Luwu Timur, Muhammadiyah kabupaten Luwu Timur, Dewan Masjid Indonesia kabupaten Luwu Timur, parsida Hindu Dharma Indonesia kabupaten Luwu Timur, forum kerja sama gereja kabupaten Luwu Timur, pengurus umat Katolik kabupaten Luwu TimurPeserta yang hadir, Forum kerukunan umat beragama kabupaten Luwu Timur, Nahdatul Umum kabupaten Luwu Timur, Muhammadiyah kabupaten Luwu Timur, Dewan Masjid Indonesia kabupaten Luwu Timur, parsida Hindu Dharma Indonesia kabupaten Luwu Timur, forum kerja sama gereja kabupaten Luwu Timur, pengurus umat Katolik kabupaten Luwu Timur
\n