Tingkatkan SDM Kehumasan, Bawaslu Luwu Timur hadirkan Narasumber Wartawan Harian Palopo Pos dan Pimpinan Bawaslu SulSel
|
Malili, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Luwu Timur terus berupaya untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia di bidang Kehumasan.
\n\n\n\n“Hari ini kita melaksanakan kegiatan peningkatan SDM Kehumasan untuk memberikan bekal kepada staf dalam melakukan kerja-kerja kehumasan”, ucap Ketua Bawaslu Luwu Timur pada kegiatan Peningkatan SDM Kehumasan melalui Pengelolaan Kehumasan Peliputan dan Dokumentasi di Malili, Selasa (13/7/2021).
\n\n\n\nSementara itu hadir sebagai Narasumber Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan Saiful Jihad dan Wartawan Harian Palopo Pos Nastan Yan.
\n\n\n\nSaiful Jihad dalam kesempatannya menyampaikan Humas Bawaslu berperan menciptakan citra baik bagi Bawaslu dan mengkomunikasikan segala bentuk informasi tentang Bawaslu kepada publik, sehingga dapat dikatakan bahwa humas adalah wajah Bawaslu itu sendiri
\n\n\n\n“Kerja-kerja Kehumasan, tidak dan bukan hanya sebatas mendokumentasikan atau mempublish hasil kerja, tetapi kerja, inovasi dan kreatifitas dalam mengembangkan fungsi dan peran/tugas Pengawasan adalah hakikat dari kerja kehumasan”, jelasnya.
\n\n\n\nAda Kerja dan inovasi yang dilakukan, lalu berita dan informasinya dikemas dengan baik, tambah Saiful.
\n\n\n\nDirinya menjelaskan ada 4 (empat) Strategi Penguatan Tugas dan Fungsi Humas. Pertama Menguatkan Komunikasi Publik yang dilakukan dengan cara menyampaikan informasi tentang kebijakan dan kinerja Bawaslu kepada pemangku kepentingan (Stakeholder) dan kepada Publik, melalui Peliputan Kegiatan Bawaslu, Konferensi Pers, Penyebaran Siaran Perss, dan Diskusi Publik.
\n\n\n\nKedua lanjutnya adalah mengelola kondisi kritis. Bawaslu kerap menghadapi krisis citra di mata publik yang terjadi akibat adanya isu-isu negative yang beredar di masyarakat.
\n\n\n\nPeran penting Humas pada situasi ini sangat dibutuhkan, untuk bisa mengembalikan citra positif Bawaslu di masyarakat.
\n\n\n\nKetiga Hubungan dengan media. Strategi membangun hubungan dengan media, dapat dilakukan dengan membuat Group untuk berbagi informasi, ngopi bareng, media gathering, menggelar konfrensi pers, membuat siaran pers, dst
\n\n\n\nKeempat Mengelola Media Sosial. Media sosial (Medsos) saat ini tidak bisa disangkal menjadi salah satu medium utama komunikasi publik. Oleh karenanya medsos mestinya dimaksimalkan oleh Humas untuk menyampaikan dan menjaring informasi yang lebih luas dan kompleks.
\n\n\n\nDi tempat yang sama Wartawan Harian Palopo Pos Nastan Yan menjelaskan tentang pentingnya peran Humas dalam suatu lembaga.
\n\n\n\n“Humas harus komunikatif dan jangan apatis serta mampu menjalin komunikasi dan kerja sama dengan publik dan pihak-pihak yang terkait dengan lembaga”, ujarnya.
\n\n\n\nSelain itu Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Humas yang paling umum adalah penyusunan dan penyebarluasan informasi, dokumentasi, publikasi, dan protokoler.
\n\n\n\nJadi, Tupoksi Humas secara teknis sama dengan tugas wartawan dan Event Organizer (EO), jelas Nastan.
\n\n\n\nSelain itu lanjutnya peran humas di era sekarang sangatlah strategis. Humas bukan lagi sekadar “tukang klipping” dan/atau “tukang fotokopi” seperti pada zaman dahulu, namun kini humas memegang peran penting bagi citra positif dan kesuksesan sebuah lembaga
\n\n\n\n“Untuk menjadi seorang Humas harus memiliki keahlian atau keterampilan (skills) yang dibutuhkan praktisi humas seperti menulis, menyunting (editing), editing foto dan video, serta mengelola media internal, termasuk pengelolaan website dan media sosial”, Tutup Nastan.
\n\n\n\nKegiatan ini diikuti oleh staf sekretariat Bawaslu Luwu Timur dan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.
\n\n\n\nPenulis : Ikram Tadda
\n\n\n\nFoto : Dwi Kurniawan.
\n"