\nJakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu Rahmat Bagja memprediksi kecurangan dan pelanggaran pada 2024 akan tetap ada dan tidak mungkin hilang. Salah satunya pelanggaran politisasi Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) akan menjadi pelanggaran yang berpotensi besar dilakukan.
\nJakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Ketua Bawaslu Rahmat Bagja memprediksi kecurangan dan pelanggaran pada 2024 akan tetap ada dan tidak mungkin hilang. Salah satunya pelanggaran politisasi Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) akan menjadi pelanggaran yang berpotensi besar dilakukan.
\nJakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Bawaslu menerima audiensi perwakilan penyelenggara pemilu dari Timor Leste, Comissão Nacional de Eleições (CNE).
\nJakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Bawaslu menerima audiensi perwakilan penyelenggara pemilu dari Timor Leste, Comissão Nacional de Eleições (CNE).
\nJakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum - Bawaslu menerima audiensi perwakilan penyelenggara pemilu dari Timor Leste, Comissão Nacional de Eleições (CNE).