Bawaslu Luwu Timur Utus Alumni SKPP Ikuti Sosialisasi Pengawasan Partisipatif dan Launching ‘Garasi’ di Makassar
|
Makassar, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Bawaslu Luwu Timur mengutus 2 alumni Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) ikuti Sosialisasi Pengawasan Partisipatif dan Launching Garasi (Gerakan Sadar Demokrasi) yang digelar Bawaslu Sulsel selama dua hari, di Makassar Jumat s/d Sabtu 23-24/09/2022.
\n\n\n\nSebagai sebuah gerakan, wadah ini dimaksudkan sebagai langkah pelibatan masyarakat untuk ikut dalam mengawasi secara langsung setiap tahapan pemilihan umum (Pemilu).
\n\n\n\n“Sebagai lembaga yang berfungsi mengawasi jalannya proses pemilihan umum (Pemilu), Bawaslu menyadari bahwa pelibatan seluruh pihak dalam aktifitas pengawasan adalah hal yang mutlak dilakukan,” kata Ketua Bawaslu Sulsel HL Arumahi saat membuka kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif dan lauching gerakan sadar demokrasi, di Hotel Horison Ultima, kota Makassar, Jumat (23/9/2022).
\n\n\n\nArumahi mengatakan, sebagai wadah bersama, gerakan ini diharapkan dapat mendorong keterlibatan massif masyarakat dalam pengawasan kepemiluan.
\n\n\n\n“Tidak sekadar datang dan memilih menyalurkan hak suara, tetapi juga melakukan pengawasan atas potensi adanya kecurangan yang terjadi, serta melaporkan kecurangan yang ditemui kepada Bawaslu,” jelasnya.
\n\n\n\nSebagai gerakan, GARASI dirancang sebagai bentuk tindak lanjut dari program pengawasan partisipatif Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) yang dijalankan Bawaslu sejak tahun 2019.
\n\n\n\n“Hingga kini, jumlah alumni SKPP yang tersebar di seluruh wilayah sulsel hampir mencapai seribuan lebih. Para kader ini tentu membutuhkan ruang aspirasi yang dapat menjadi barometer pergerakan pengawas partisipatif di wilayahnya,” jelas Arumahi.
\n\n\n\nKegiatan ini diikuti oleh sejumlah alumni SKPP dari 24 kabupaten/kota, perwakilan NGO, Perwakilan Ormas, serta untuk keterwakilan perempuan dan penyandang disabilitas. Kegiatan yang berjalan selama dua hari ini menghadirkan sejumlah pembicara dengan berbagai latar belakang keilmuan dan praktisi demokrasi. (MCP)
\n