Gelar Simulasi Penerimaan Laporan, Bukti Kesiapan Bawaslu Luwu Timur Hadapi Pemilu Serentak 2024
|
Malili, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Luwu Timur terus mempersiapkan jajarannya menghadapi Pemilu serentak 2024.
\n\n\n\nKali ini peningkatan kapasitas jajaran dilakukan melalui simulasi penerimaan laporan pelanggaran pidana pada pemilihan umum.
\n\n\n\nKoordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (PPPS), Zaenal Arifin mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan peningkatan pemahaman kepada staf terkait mekanisme penanganan pelanggaran sesuai Perbawaslu 7 tahun 2018 tentang penanganan temuan dan laporan pelanggaran pemilihan umum.
\n\n\n\n“Staf diharap memahami secara tepat bagaimana tugas dan kewajibannya dalam menangani laporan masyarakat terkait dengan dugaan pelanggaran,”ucap Zaenal pada rapat Pembinaan/Pendampingan Penanganan Pelanggaran, di media center, Rabu (28/9/2022).
\n\n\n\nSementara itu Ketua Bawaslu Luwu Timur, Rachman Atja menegaskan, melalui pelaksanaan kegiatan ini, Bawaslu Luwu Timur siap melakukan pengawasan Pemilu serentak 2024.
\n\n\n\nKoordinator Divisi SDM, Pendidikan, Pelatihan, Data dan Informasi itu meminta kepada seluruh staf agar serius dalam bekerja dan tidak mengulur-ulur waktu jika menangani laporan pelanggaran.
\n\n\n\n“Kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikan pekerjaan secara sempurna, serius melakukan pekerjaan dalam menyelesaikan laporan dugaan pelanggaran sesuai dengan hukum acara yang ada di Bawaslu,”jelas Rachman.
\n\n\n\n“Semua staf Bawaslu harus mengerti dan bisa menangani penanganan pelanggaran, semua harus bisa, pekerjaan ini tidak tergantung kepada satu orang saja tetapi kita bekerja secara tim,”tambahnya.
\n\n\n\nKegiatan ini dihadiri Ketua Rachman Atja, Anggota Zaenal Arifin, Koordinator Sekretariat Lenny Thalib dan dikuti seluruh staf.
\n\n\n\n